Tips Motìvasi Diri

buah karya Al Falaq
Arsendatama-

Rasanya banyak
diantara kita yang
punya “penyakit”
suka menunda-
nunda pekerjaan.
Penyakit ini, yang
sebetulnya adalah
kebiasaan,
seringkali
disebabkan
karena
kita malas
mengerjakan
sesuatu.
Malas
bangun dari tempat
tidur, malas pergi
olahraga, malas
menyelesaikan
tugas kantor, dll.
Menurut penelitian,
kebiasaan malas
merupakan
penyakit
mental
yang timbul karena
kita takut
menghadapi
konsekuensi
masa
depan. Yang
dimaksud dengan
masa depan ini
bukan hanya satu
atau dua tahun
kedepan tetapi satu
atau dua menit dari
sekarang.
Contohnya
saja
ketika Anda malas
dari bangun, Anda
akan berkata dalam
hati: “Satu menit
lagi saya akan
bangun”, tetapi
kenyataannya
barangkali
Anda
akan berlama-lama
di tempat tidur
sampai akhirnya
memang waktunya
tiba untuk siap-siap
pergi ke kantor.
Kebiasaan malas
timbul karena kita
cenderung
mengaitkan
masa
depan dengan
persepsi negatif.
Anda menunda-
nunda pekerjaan
karena cenderung
membayangkan
setumpuk
tugas
yang harus
dilakukan di kantor.
Belum lagi
berhubungan
dengan
orang-
orang yang Anda
tidak sukai,
misalnya.
Sayangnya,
menunda-nunda
pekerjaan
pada
akhirnya akan
mengundang stress
karena mau tidak
mau satu saat Anda
harus
mengerjakannya.
Di
waktu yang sama
Anda juga mungkin
punya banyak
pekerjaan lain.
Dalam beberapa hal,
Anda
pun mungkin
akan kehilangan
momen untuk
berkembang ketika
Anda mengatakan
“tidak” terhadap
sebuah kesempatan

Anda malas
bertindak karena
bayangan negatif
tentang hal-hal
yang memberatkan
didepan.
Di artikel ini saya
ingin memberikan
beberapa tips untuk
mengatasi rasa
malas. Tips ini bisa
Anda praktekkan di
tempat kerja
ataupun lingkungan
keluarga:
Ganti “Kapan
Selesainya”
dengan “Saya
Mulai Sekarang”
Apabila Anda
dihadapkan pada
satu tugas besar
atau proyek, Anda
sebaiknya JANGAN
berpikir mengenai
rumitnya tugas
tersebut dan
membayangkan
kapan
bisa
diselesaikan.
Sebaliknya,
fokuslah
pada
pikiran positif
dengan membagi
tugas besar
tersebut menjadi
bagian-bagian yang
lebih kecil dan
menyelesaikannya
satu demi satu.
Katakan setiap kali
Anda bekerja:
“Saya mulai
sekarang”
Cara pandang ini
akan
menghindarkan
Anda
dari perasaan
terbebani, stress,
dan kesulitan. Anda
membuat
sederhana
tugas
didepan Anda
dengan bertindak
positif. Fokus Anda
hanya pada satu hal
pada satu waktu,
bukan banyak hal
pada saat yang
sama.
Ganti “Saya
Harus” dengan
“Saya Ingin”
Berpikir bahwa
Anda harus
mengerjakan
sesuatu
secara
otomatis akan
mengundang
perasaan
terbebani
dan Anda menjadi
malas
mengerjakannya.
Anda
akan mencari
seribu alasan untuk
menghindari tugas
tersebut.
Satu tip yang bisa
Anda gunakan
adalah mengganti
“saya harus
mengerjakannya”
dengan “saya ingin
mengerjakannya”.
Cara pikir seperti ini
akan
menghilangkan
mental
blok dengan
menerima bahwa
Anda tidak harus
melakukan
pekerjaan
yang
Anda tidak mau.
Anda mau
mengerjakan tugas
karena memang
Anda ingin
mengerjakannya,
bukan
karena
paksaan pihak lain.
Anda selalu punya
pilihan dalam
kehidupan ini.
Tentunya pilihan
Anda sebaiknya
dibuat dengan
sadar dan tidak
merugikan orang
lain. Intinya adalah
tidak ada seorang
pun di dunia ini yang
memaksa
Anda
melakukan apa saja
yang Anda tidak
mau lakukan.
Anda Bukan
Manusia Sempurna
Berpikir bahwa
Anda harus
menyelesaikan
pekerjaan
sesempurna
mungkin
akan
membawa Anda
dalam kondisi
mental tertekan.
Akibatnya Anda
mungkin akan
malas memulainya.
Anda harus bisa
menerima bahwa
Anda pun bisa
berbuat salah dan
tidak semua harus
sempurna.
Dalam konteks
pekerjaan, Anda
punya kesempatan
untuk melakukan
perbaikan berulang
kali. Anda selalu
bisa negosiasi
dengan boss Anda
untuk meminta
waktu tambahan
dengan alasan yang
masuk akal. Mulai
pekerjaan dari hal
yang kecil dan
sederhana,
kemudian
tingkatkan
seiring
dengan waktu.
Berpikir bahwa
pekerjaan harus
diselesaikan secara
sempurna akan
membuat Anda
memandang
pekerjaan
tersebut
dari hal yang besar
dan rumit.
Saya harap tulisan
ini berguna.
Kemalasan
merupakan
sesuatu
yang normal dalam
hidup Anda. Karena
dia normal maka dia
pun
bisa diatasi.
Tiga tips diatas bisa
menjadi awal untuk
berpikir dan
bertindak berbeda
dari biasanya
sehingga Anda tidak
menyia-nyiakan
kesempatan
yang
datang hanya
karena malas
mengerjakannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih tuk komentar Anda, thanks for your coment.